Showing posts with label ilmiah. Show all posts
Showing posts with label ilmiah. Show all posts

Saturday, November 6, 2010

Muslimah itu

Beritahu pada muslimah itu
dirinya ibarat kaca..

disentuh terguris..
dihantuk serpih..
dihempap berkecai.


Beritahu pada muslimah itu
jaga tutur kata..
cakap tinggi nanti dibenci..
terlalu rendah dipijak pula..
cakap sombong mengundang lawan..
hati-hati meluah kata..
kerana pulut santan binasa,kerana mulut badan binasa..


Beritahu pada muslimah itu
jaga tingkah laku..
harga diri letaknya di situ..
jangan meluru ikut telunjuk nafsu..
sesekali tersilap langkah..
akan dihukum selamanya..
keturunan dicerca payah..
menyesal kemudian bukan faedah.


Beritahu pada muslimah itu
jaga pakaian..
ia cermin peribadi..
juga lambang bangsa..
di mana dan dalam keadaan macam manapun..
biar orang kenal...
Dia orang ISLAM.



Beritahu pada muslimah itu
simpan secebis malu..
kerana malu itu..
sebahagian dari iman...



Saturday, October 23, 2010

Question!!


Why do we sleep in the mosque,But stay awake through a 2 hour movie?
.
.
.

Why is it so hard to talk about Allah,But so easy to talk about sex?
.
.
.

Why are we so bored when we read the Qu'ran,But find it easy to read Playboy?
.
.
.

Why is it so easy to ignore a Godly myspace bulletin,Yet we repost the nasty ones?
.
.
.

Why are mosques getting smaller,But bars and clubs are growing?
.
.
.
Think about it, are you going to repost this?Are you going to ignore it,cause you think you'll get laughed at?
.
.
.
.
.
.

Allah says:
"If you think of me in your heart,I will think of you in mine.If you mention me to another person,I will mention you to one of my angels.If you talk of me amongst a gathering of people,I will talk of you amongst a gathering of angels."






Sunday, August 15, 2010

Mencintai dlm Hening



Duhai gadis, maukah ku beritahukan padamu bagaimana mencintai dengan indah?Inginkah ku bisikkan bagaimana mencintai dengan syahdu..Maka dengarlah..
Gadis, Saat ku jatuh cinta..Tak akan ku berucap..Tak akan ku berkata..Namun ku hanya akan diam..
Saat ku mencintai, takkan pernah ku menyatakan.Tak akan ku menggoreskan..Yang ku lakukan hanyalah diam..
Aku tahu, cinta adalah fitrah..sebuah anugrah tak terperih..Karena cinta adalah kehidupan.Karena rasa itu adalah cahaya.Aku tahu, hidup tanpa cinta, bagaikan hidup dalam gelap gulita..Namun.. Saat rasa itu menyapa, maka hadapi dgn anggun.Karena rasa itu ibarat belenggu pelangi, dengan begitu banyak warna.Cinta terkadang mbuatmu bahagia, namun tak jarang mbuatmu menderita.Cinta ada kalanya manis bagaikan gula,Namun juga mampu memberi pahit yang sangat getir.Cinta adalah perangkap rasa..Sekali kau salah berlaku, maka kau akan terkungkung dalam waktu yang lama dalam lingkaran derita.
Maka gadis, Agar kau dapat keluar dari belenggu itu.Dan mampu melaluinya dgn anggun..Maka mencintailah dalam hening.Dalam diam..Tak perlu kau lari, tak perlu kau hindari.Namun juga, jangan kau sikapi dgn berlebihan.Jangan kau umbar rasamu.Jangan kau tumpahkan segala sukamu..
Cobalah merenung sejenak dan fikirkan dgn tenang..Kita percaya takdir bukan?Kita tahu dengan sangat jelas...Dia, Allah telah mengatur segalanya dengan begitu rapinya?Jadi, apa yang kau risaukan?Biarkan Allah yg mengaturnya,Dan yakinlah di tangan-Nya semua akan baik-baik saja..
Cobalah renungkan...Dia yang kau cinta, belum tentu atau mungkin tak akan pernah menjadi milikmu..Dia yang kau puja, yang kau ingat saat siang dan yang kau tangisi ketika malam,Akankah dia yang telah Allah takdirkan denganmu?
Gadis, kita tak tahu dan tak akan pernah tahu..Hingga saatnya tiba..Maka, ku ingatkan padamu, tidakkah kau malu jika smua rasa telah kau umbar...Namun ternyata kelak bukan kau yg dia pilih untuk mendampingi hidupnya?Gadis, Karena cinta kita begitu agung untuk di umbar..Begitu mulia untuk di tampakkan..Begitu sakral untuk di tumpahkan..
Dan sadarilah gadis, fitrah kita wanita adalah pemalu,Dan kau indah karena sifat malumu..Lalu, masihkah kau tampak menawan jika rasa malu itu telah di nafikan?Masihkah kau tampak bestari jika malu itu telah kau singkap..Duhai gadis, jadikan malu sebagai selendangmu..Maka tawan hatimu sendiri dalam sangkar keimanan..Dalam jeruji kesetiaan..Yah.. Kesetiaan padanya yg telah Allah tuliskan namamu dan namanya di Lauhul Mahfuzh..Jauh sebelum bumi dan langit dicipta..
Maka cintailah dlm hening.Agar jika memang bukan dia yg ditakdirkan untukmu,Maka cukuplah Allah dan kau yg tahu segala rasamu..Agar kesucianmu tetap terjaga..Agar keanggunanmu tetap terbias..
Maka, ku beritahukan padamu,Pegang kendali hatimu..Jangan kau lepaskan.Acuhkan semua godaan yg menghampirimu..Cinta bukan untuk kau hancurkan, bukan untuk kau musnahkan..Namun cinta hanya butuh kau kendalikan, hanya cukup kau arahkan..
Gadis... yg kau butuhkan hanya waktu, sabar dan percaya..Maka, peganglah kendali hatimu,Lalu..Arahkan pd Nya..Dan cintailah dalam diam..Dalam hening..Itu jauh lebih indah..
Jauh lebih suci..


Wednesday, June 30, 2010

Wahai anak, ingatlahh!!

Kisah teladan ini aku baca dari sebuah buku dan penulis buku itu pn ambil kisah ni dr internet.. Bagi aku kisah teladan macam ini tak salah klaw kita kongsikan bersama-sama..
Sebagai seorang anak aku rasa cerita ini sgt TERKESAN n MENYENTUH hati aku yg paling dalam.. marilah sama2 kita baca n fikir-fikirkan..


Hormati IbuBapa

Nabi Musa adalah satu-satunya Nabi yang boleh bercakap terus dengan Allah S.W.T. Setiap kali dia hendak bermunajat, Nabi Musa akan naik ke Bukit Tursina. Di atas bukit itulah dia akan bercakap dengan Allah.Nabi Musa sering bertanya dan Allah akan menjawab pada w aktu itu juga. Inilah kelebihannya yang tidak ada pada nabi-nabi lain.
Suatu hari Nabi Musa telah bertanya kepada Allah : “Ya Allah, siapakah orang di syurga nanti yang akan berjiran dengan aku?” Allah pun menjawab dengan mengatakan nama orang itu, kampung serta tempat tinggalnya. Setelah mendapat jawapan, Nabi Musa turun dari Bukit Tursina dan terus berjalan mengikut tempat yang diberitahu. Setelah beberapa hari di dalam perjalanan akhirnya sampai juga Nabi Musa ke tempat berkenaan.
Dengan pertolongan beberapa orang penduduk di situ, beliau berjaya bertemu dengan orang tersebut. Setelah memberi salam beliau dipersilakan masuk dan duduk di ruang tamu.
Tuan rumah itu tidak melayan Nabi Musa. Dia masuk ke dalam bilik dan melakukan sesuatu di dalam. Sebentar kemudian dia keluar sambil membawa seekor babi betina yang besar. Babi itu didukungnya dengan cermat. Nabi Musa terkejut melihatnya. 'Apa hal ini?', kata Nabi Musa berbisik dalam hatinya penuh kehairanan.
Babi itu dibersihkan dan dimandikan dengan baik. Setelah itu babi itu dilap sampai kering serta dipeluk cium kemudian dihantar semula ke dalam bilik. Tidak lama kemudian dia keluar sekali lagi dengan membawa pula seekor babi jantan yang lebih besar. Babi itu juga dimandikan dan dibersihkan. Kemudian dilap hingga kering dan dipeluk serta cium dengan penuh kasih sayang. Babi itu kemudiannya dihantar semula ke bilik.
Selesai kerjanya barulah dia melayan Nabi Musa. “Wahai saudara! Apa agama kamu?”. “Aku agama Tauhid”, jawab pemuda itu iaitu agama Islam. “Habis, mengapa kamu membela babi? Kita tidak boleh berbuat begitu.” Kata Nabi Musa.
“Wahai tuan hamba”, kata pemuda itu. “Sebenarnya kedua babi itu adalah ibubapa kandungku. Oleh kerana mereka telah melakukan dosa yang besar, Allah telah menukarkan rupa mereka menjadi babi yang hodoh rupanya. Soal dosa mereka dengan Allah itu soal lain. Itu urusannya dengan Allah. Aku sebagai anaknya tetap melaksanakan kewajipanku sebagai anak. Hari-hari aku berbakti kepada kedua ibubapaku sepertimana yang tuan hamba lihat tadi. Walaupun rupa mereka sudah menjadi babi, aku tetap melaksanakan tugasku.”, sambungnya.
“Setiap hari aku berdoa kepada Allah agar mereka diampunkan. Aku bermohon supaya Allah menukarkan wajah mereka menjadi manusia yang sebenar, tetapi Allah masih belum memakbulkan lagi.”, tambah pemuda itu lagi.
Maka ketika itu juga Allah menurunkan wahyu kepada Nabi Musa a.s. Wahai Musa, inilah orang yang akan berjiran dengan kamu di Syurga nanti, hasil baktinya yang sangat tinggi kepada kedua ibubapanya. Ibubapanya yang sudah buruk dengan rupa babi pun dia berbakti juga. Oleh itu Kami naikkan maqamnya sebagai anak soleh disisi Kami.”
Allah juga berfirman lagi yang bermaksud : “Oleh kerana dia telah berada di maqam anak yang soleh disisi Kami, maka Kami angkat doanya. Tempat kedua ibubapanya yang Kami sediakan di dalam neraka telah Kami pindahkan ke dalam syurga.” Itulah berkat anak yang soleh. Doa anak yang soleh dapat menebus dosa ibubapa yang akan masuk ke dalam neraka pindah ke syurga. Ini juga hendaklah dengan syarat dia berbakti kepada ibubapanya. Walaupun hingga ke peringkat rupa ayah dan ibunya seperti babi. Mudah-mudahan ibubapa kita mendapat tempat yang baik di akhirat kelak.



Note :

"However good or bad you feel about your relationship, the person you are with at this moment is the "right" person, because he or she is the mirror of who you are inside..._Deepak Chopra"